Senin, 28 Maret 2016

Cara Meng-konversi Teater Menjadi Karya Sastra Puisi



  
     Ini cerita saya, saya ingin berbagi bagaimana caranya meng-konversi teater menjadi karya sastra puisi, sebelumnya saya belum tau ini salah atau benar, sebelumnya saya mau minta maaf dulu, hehe.. ini hanya seadar pengalaman saya, ya taeter yang saya tonton berjudul Ronggeng Keramat, ini lah langkah langkahnya.


1.      Perekaman
Jika memungkinkan untuk merakam, rekam saya, video maupun suara juga tidak apa apa rekam saja agar tidak lama, namanya manusia kan wajar..
2.      Catatlah kata kata yang menarik.
Jika perekaaman tidak bisa, tulislah hal hal yang menurut kamu menarik untuk dijadikan ide pembuatan puisi. Pencatatan bisa langsung di tempat maupun di rekaman.
3.      Pengembangan kata.
Kembangkan lah kata kata yang sudah anda catat tadi menjadi berbagai kalimat, seperti penggalan cerita.
4.      Hapus kata.
Hapuslah kata kata yang tidak perlu agar puisi menjadi padat dan berisi.
5.      Pendiksian
Carilah diksi diksi yang yang menarik untuk mengganti kata kata yang umum agar puisi berkesan indah, diksi tidak hanya kata kata yang indah saja.
6.      Judul.
carilah judul puisi yang menurut kamu menarik, cukup satu sampai tiga kata saja.

Ya itulah sedikit ulasan untuk meng-konversi menurut pengalaman saya, jika ada kesalah saya mohon maaf jika ada kritik dan saran tulis saja di komentar, terimakasih. Salam Sastra!!
Contoh puisi hasil konversi saya bisa dilihat di postingan postingan saya..

Terikat Keramat




Terikat Keramat
(karya: Denni Aji S.)


Rindu tak berujung
Tak kala ku ingat wajahmu
Hati terasa menggebu
Dag dig dug termangu

Merantau meninggalkanmu
Meninggalkan kisah kita
Di desa keramat
Cinta kita terikat

Aku pulang
Aku rindu
Aku ingin ketemu
Aku ingin itu