LOYALITAS
TANPA BATAS
(Karya: Denni Aji S.)
(Karya: Denni Aji S.)
Panasnya hari membuat tiga sahabat
yang kemana mana selalu bersama yaitu
Toni, Riko, dan Dika mampir disebuah
took es jus yang tempatnya boleh dikatakan ramai. Toni pun memesan es jus
kepada ibu penjual dengan penuh semangat “Bu es jus jambunya satu esnya yang
banyak ya.. hehe :D” Dika memesan es jus yang sama dengan Toni “aku juga bu”
belum sempat ibu si penjual es jus jawab, tiba tiba Riko menyahut “Bu saya
pesan es jus melon satu” “oke oke tunggu sebentar ya” sahut ibu penjual es jus.
Sambil menunggu pesanan,
Toni melihat lihat sekeliling ia pun melihat sesosok perempuan yang menarik
perhatiannya, rambutnya hitam, lurus, panjang, kulitnya putih bersih, dan Toni
pun terpesona melihat kecantikannya, bak bidadri tanpa sayapa. “Wah cantik
banget perempuat itu..” sambil berkata dalam hati.
Riko
memhampiri Toni “Ton kenapa kamu melamun? Entar kesambet lho.. haha =))” tanyan
Riko, “Lihat tuh arah jam 12” Riko pun melihat sekeliling dan dia melihat apa
yang Toni maksud, “oualah itu Ton, iya ngerti aku.. cantik juga cewek itu.”
Kata Riko.
Dika
mendengar pembicaraan mereka berdua dan menyahut “Itu namanya Riska temenku
waktu SMP, kamu naksir ya ton? :p” Tanya Dika sambil meledek, “iya nih Dik,
kenalin dong, hehe..” jawab Toni, “Enggak ah, kalo kamu cowok sana kenalan
sendiri :p” kata Dika sambil mengejek Toni.
Pesanan
pun datang dan Toni berjalan ke arah Riska sambil membawa es jusnya, bermaksud
ingin berkenalan “hei nama kamu Riska ya?” kata Toni sambil malu malu. “iya,
kok kamu tau? :o” jawab Riska keheranan “aku dikasih tau Dika temenmu waktu
SMP, itu orangnya disana” ungkap Toni sambil menunjuk kea rah Dika. Riska
berbincang bincang cukup lama dan sepertinya mereka berdua sudah mulai akrab.
Beberapa
hari Toni jalan dengan Riska mereka pun mulai jatuh cinta dan menjadi sepasang
kekasih yang kemana mana selalu berdua tanpa menghiraukan sahabat sahabatnya.
Riko
dan Dika pun jengkel kepada Toni karena waktu Toni dihabiskan bersama Riska
terus. Sampai pada suatu saat Riko dan Dika bertemu Toni yang sedang berduaan
di Segitiga lalu Riko menghampirinya dan berkata “asyik ya yang lagi berduaan
terus sampai lupa sama sahabatnya :>” “woles bro, ga usah gausah nyolot gitu
dong” seru Toni. “iya santai aja ngapah
:@” sahut Riska. Datang lah Dika “udah udah sabar jangan emosi, sekarang gini
aja Ton, kamu pilih pacar atau sahabatmu? Ujar Dika. Toni pin diam dan suasana sontak menjadi hening.
Sesaat
kemudian Toni berdiri dan mengakui kesalahannya “Rik, Dik aku minta maaf karena
ga bias bagi waktu antara pacar dan sahabat, kalo suruh milih pacar dan
sahabat, aku pasti akan milih sahabat, karena aku tak akan berarti tanpa kau
disini kawan J” mereka pun saling berpelukan sambil
meminta maaf.
Riska
pun kecewa lalu pergi entah kemana, dan ketiga sahabat itu akur seperti semula
dan berjanji akan mementingkan sahabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar